PASA ALUT KAYAN HULU : PERAHU UKIR DAYAK KENYAH BELAH SUNGAI KAYAN DI HUT KE-81 RI
Gemuruh sorak warga pecah di bawah Jembatan Long Nawang. Bukan sekadar lomba, tradisi nenek moyang bernama Pasa Alut kembali mengalir sederas Sungai Kayan.
Tradisi balap perahu panjang khas Suku Dayak Kenyah yang juga dikenal sebagai Pacu Jalur ini digelar masyarakat Kayan Hulu pada 14 Agustus 2026 lalu, dalam rangka memeriahkan HUT Ke-81 Republik Indonesia.
Sejak selesai makan siang, tepian Sungai Kayan telah dipadati ratusan warga. Puluhan pendayung dengan perahu panjang berukiran khas Dayak Kenyah yang unik dan gagah, telah bersiap di garis start untuk adu kecepatan dan kekompakan strategi.
Lomba menempuh jarak 200 meter ini mempertandingkan beberapa kategori. Pada kategori paling bergengsi, yakni 15 pendayung, tim dari Desa Long Temuyat berhasil tampil gemilang dan keluar sebagai juara pertama.
Bagi masyarakat Kayan Hulu, kemerdekaan tahun ini tidak hanya dirayakan dengan upacara di lapangan. Tetapi juga dengan menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan mengalir.
Baca juga
BUKAN SEKEDAR PANEN, WARGA DESA NAWANG BARU & LONG TEMUYAT RAYAKAN BERKAT TUHAN DENGAN CARA INI
Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan dengan hasil panen yang melimpah, warga desa Long Temuyat dan Nawang Baru menggelar acara...
UNIK DAN PENUH MAKNA, DESA NAWANG-TEMUYAT GELAR ACARA SYUKURAN RT SETIAP AWAL TAHUN
Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya begitu terasa di Desa Nawang-Temuyat, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau,...

